fbpx

Strategi Menang Pileg di Pemilu 2024

Era Demokrasi Digital Sudah Dimulai

APEL – Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif, akan memberikan tips yang dahsyat kepada Anda tentang bagaimana mengatur strategi menang pileg di tahun 2024 dengan tepat dan akurat.

Pemilihan Legislatif di tahun 2024 ini menjadi ajang kompetisi yang menakutkan. Cara-cara yang mengkhawatirkan seperti serangan fajar akan menjadi cara yang paling ditakuti bagi caleg yang sedikit memiliki dana untuk bertarung di tahun 2024.

Namun kabar baiknya, sekarang ini masyarakat semakin pintar memilih sosok Calon Legislatif pilihannya. Masyarakat sekarang ini akan lebih banyak yang mencari Calon yang benar benar memiliki program kerja yang mampu menyampaikan suara rakyat di Parlemen. Ditambah lagi dengan teknologi Demokrasi Digital yang sudah berhasil dikembangkan oleh TIM Head Development bisa menjadi senjata rahasia bagi Caleg yang berkompetisi di Pemilu mendatang.

Sebelum masuk ke pembahasan strategi menang pileg, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu tentang kesalahan-kesalahan calon anggota legislatif yang terbukti gagal merebut kursi parlemen, dan selanjutnya, 13 kesalahan itu akan kita kelola menjadi strategi yang nyata untuk seorang Caleg memenangkan kursi legislatif.

Table of Contents

13 Kesalahan Calon Legislatif (Caleg) dalam mengikuti kontes Pemilihan Umum (Pemilu)

1. Tidak Memiliki Strategi Yang Jelas

Ini bukan hanya berlaku pada Caleg yang baru, strategi yang jelas juga berlaku kepada Caleg incumbent. Management relawannya tidak ada, konstituent nya tidak terekam dengan jelas, pemetaan wilayahnya tidak tersedia, bahkan program kerjanya juga tidak nyata.

Strategi adalah hal paling krusial yang harus di persiapkan di Pentas Demokrasi terbesar, terlebih di tahun 2024 ini adalah sejarah baru, dimana Pemilu serentak untuk pertama kalinya di gelar di Indonesia.

Seluruh rakyat Indonesia di tahun 2024 akan berfokus kepada program program yang nyata untuk melihat masa depan yang baik untuk daerah pemilihannya selama lima tahun kedepan. Bagi Caleg yang tidak mampu menyiapkan strategi yang menguntungkan Rakyat, tahun 2024 ini akan siap siap tertinggal.

2. Semuanya di Kerjakan Seorang Diri

Adakah seorang Caleg yang berhasil memenangkan kursi legislatif seorang diri? jawabannya, Ada. Tapi sayang, dia itu bukanlah Anda. Memenangkan hati rakyat tidaklah bisa dilakukan seorang diri, Anda harus memanagement team work yang solid. Berikan job deskripsi yang sesuai dengan kriteria tim sukses Anda.

3. Filosofi Terhadap Uang

Menganggap Kemenangan Hanya Dengan Uang

Bukan rahasia umum lagi, uang sudah menjadi senjata utama bagi Caleg terdahulu untuk mendapatkan suara rakyat di pentas demokrasi. Namun, sekarang rakyat sudah semakin pintar dan jeli melihat dan memilih calon pemimpin nya. 

Cerita ini sebenarnya sudah pernah di buktikan oleh seorang Caleg muda asal Bandung yang bernama Yoel Yosaphat yang berhasil menjalankan strategi memenangkan pileg pada tahun 2019 silam hanya dengan modal Rp 3 Juta saja. Selama Anda jeli dan sungguh-sungguh mengelola kreatifitas dalam berkampanye, maka Anda akan berhasil melalui pesta demokrasi ini dengan sukses walaupun modal minim. Dan jika Anda menggunakan Aplikasi APEL, tim kami sudah menyiapkan tips dan Roadmap apa yang harus Anda lakukan hari demi hari untuk menjalankan tugas pemenangan yang membuat Anda jauh menghemat Anggaran Anda. 

Kekurangan Uang

Kemungkinan Anda gagal jika kekurangan modal, lebih besar dibandingkan dengan jika Anda memiliki uang. Ini berbanding terbalik dari filosofi sebelumnya. Ini merupakan masalah klasik bagi kebanyakan caleg-caleg yang gagal. 

Modal untuk mengikuti kontes ini merupakan urat nadi dari proses pemenangan seorang kandidat. Bagi Anda yang kekurangan dana untuk mengikuti kontes ini, disarankan untuk berfikir ulang. Jangan terlalu berambisi sehingga menjadi lebih besar pasak daripada tiang.

Namun, Terdapat beberapa tips dari APEL yang terus diberikan secara berkesinambungan hari demi hari bagi Anda yang serius dan memiliki keyakinan untuk menang. Tips dan trik ini nantinya bisa menjadi strategi Anda mendapatkan dana dan mengelolanya sehingga efektif menjadikan ANda seorang Anggota Legislatif terpilih.

4. Berorientasi Hanya Kepada Kemenangan

Ini adalah tetang Paradigma, atau cara melihat sudut pandang seseorang tentang menjadi seorang Anggota legislatif. Hanya berorientasi kepada kemenangan adalah sebuah pemikiran terlarang, karena Anda bisa menghalalkan segala cara untuk menjadi menang, dan seringkali memikirkan sebab dan akibatnya.

Strategi dan formasi yang terstruktur harus lah disiapkan seorang Calon legislatif untuk memastikan kemenangan tidak direbut oleh orang lain yang bisa memantau kekuatan dan kelemahan Anda dari sisi lain.

5. Mengandalkan Popularitas Semata

Popularitas bisa jadi menjadi sebuah rantai yang bersambung dengan Elektabilitas, namun bisa juga menjadi rantai yang putus. Sudah banyak sekali Calon Legislatif yang memiliki popularitas yang tinggi, kalah telak dengan mereka yang memperhatikan tingkat elektoral.

Didalam rangkuman kami nanti, kami akan menjelaskan dengan detail bagaimana Anda mengatur strategi memenangkan pileg dengan fokus pada peningkatan elektabilitas yang lebih efektif.

6. Tidak Kenal dengan Konstituen

Apakah ini sebuah hal yang mustahil? tentu saja tidak. Caleg bukan saja dituntut untuk bertemu langsung dengan konstituen (Calon Pemilih). Namun, seorang Caleg juga dituntut untuk mengenali konstituennya dan sering berkomunikasi satu sama lain demi meningkatkan kepercayaan konstituen terhadap Caleg agar memilihnya.

7. Tidak Memperkenalkan Diri Kepada Konstituen

Atribut kampanye seperti spanduk saja tidak lah cukup, bahkan di era serba digital sekarang ini spanduk akan semakin tertinggal dan terkesan membosankan. Seorang Caleg dalam hal ini harus memperkenalkan diri secara detail kepada konstituennya. Dengan cara perkenalan diri yang tepat,  konstituen mampu merekam profil Caleg yang di dukung dan memahami progam program kerja untuk 5 tahun kedepan.

8. Mengabaikan Permohonan Konstituen

Ketika Anda mengabaikan permohonan dari calon pemilih Anda pada pagelaran Pemilihan Umum, siap-siap Anda akan ditinggalkan oleh calon pemilih Anda. Banyak dari mereka yang hanya memanfaatkan situasi ini untuk menguras kantong Anda.

Oleh karena itu, di tahun politik seperti ini Anda harus siap mental dan emosi untuk menghadapi segala sifat dari Calon Pemilih Anda demi memenangkan  dan membangun daerah pemilihan Anda menjadi lebih baik lagi kedepannya.

9. Menganggap Enteng Lawan dan Kawan

Lawan Anda sebagai anggota legislatif bukan hanya mereka yang berada di Partai Politik yang berbeda. Bahkan, teman Anda di partai politik yang sama-lah yang sebenarnya menjadi lawan Anda sebenarnya.

Anda tidak bisa menganggap enteng siapapun. Terlebih, sekarang ini nomor urut bukanlah sebuah prioritas Anda untuk menang. Anda harus menjadi yang terbaik dalam hal apapun dari semua Caleg di Partai Anda. Kami akan memberikan penjelasan tentang strategi yang tepat untuk memenangkan Pileg 2024 setelah pembahasan ini, pastikan Anda terus membaca artikel spesial ini.

10. Tidak Mengelola Big Data

Mendapatkan dan memiliki data saja tidak lah cukup. Anda harus pintar mengelola data apapun yang Anda dapatkan untuk memenangkan Pileg. Big Data adalah acuan dasar Anda untuk membuat keputusan yang tepat dalam menjalankan strategi memenangkan pileg di pemilu tahun 2024.

11. Tidak Memiliki Pemetaan Wilayah

Anda hanya mengandalkan suara dari saudara Anda saja? tentu itu tidaklah cukup. Anda hanya mengandalkan suara dari desa Anda sana, tentu saja itu juga tidak cukup. Pemerataan wilayah Adalah hal penting untuk Anda persiapkan. Kami akan memberikan arahan untuk mengatur pemetaan wilayah yang benar di dalam sebuah system, tentunya Anda harus membaca artikel ini sampai dengan selesai.

12. Tidak Memiliki Saksi di TPS

Anda sudah mengumpulkan banyak suara, tetapi Anda tidak memiliki saksi di TPS? maka, Anda harus bersiap siap dengan kekalahan konyol. Perlu di ketahui, sebaik apapun diri Anda sebagai seorang Caleg, orang jahat saat ini menjadi semakin banyak. Maka, pelajarilah dengan benar bagaimana cara mengelola saksi sehingga semua saksi Anda berada di semua TPS didalam artikel strategi menang pileg di Pemilu 2024.

13. Menanggap Inovasi Tidak Penting

Kita semua tau, sudah banyak sekali orang dan bisnis yang bangkrut akibat tidak melek terhadap perkembangan teknologi. Begitu juga dengan hal nya Demokrasi. Sekarang ini Demokrasi Digital sudah bertumbuh sangat pesat, dan sudah terbukti dengan metode digitalilasi, hampir 100% Caleg memenangkannya. 

APEL – Aplikasi pemenangan Eksekutif dan Legislatif sudah menyiapkan segala hal nya Untuk Anda. Semua fiturnya sudah berdasarkan insiden yang terjadi di lapangan dan berdasarkan polarisasi kesalahan kesalahan Caleg terdahulu yang gagal dudul di parlemen akibat mengabaikan banyak hal.

Maka dari itu, untuk mempersingkat Artikel ini, kami tim penulis akan masuk ke topik 13 Strategi memenangkan Pileg di Pemilu 2024.

13 Strategi Menang Pileg di Pemilu 2024

1. Niat dan Mindset Yang Benar Seorang Politikus

Dunia politik bukan dunia untuk semua orang. Politik adalah dunia yang keras, oleh karena itu bagi Anda yang ingin terjun ke dalam dunia politik, Anda perlu meluruskan niat Anda masuk ke dalam dunia politik.

Mungkin Anda pernah berpikir bahwa yang masuk ke dalam dunia politik itu juga banyak orang-orang baik. Tapi begitu mereka terjun ke dalam dunia politik, sikap dan perilaku mereka berubah atau kemudian mereka akhirnya berujung dengan jaket orange dari KPK, masuk ke dalam tahanan prodeo karena masalah masalah korupsi kolusi dan nepotisme.

Dari perspektif politik dan akademi, yang pertama yang harus kita sadari bahwa politik itu adalah ajang kontribusi dan pengabdian. Artinya Anda harus selalu siap tetapkan bahwa jika Anda masuk ke dalam politik ,pikiran, energi, hati Anda harus ada di masyarakat.

Politik adalah instrumen, maka ciptakanlah instrument yang lurus dengan tujuan yang sudah kami rangkum menjadi 3 hal:

  • Ciptakanlah kesejahteraan, keadilan dan keamanan dalam masyarakat, meraih kekuasaan dari dunia politik ini harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk masyarakat. Oleh karena itu, bagi Anda yang terjun ke dalam politik niatnya harus lurus untuk membantu masyarakat, untuk memajukan daerah, untuk membuat terobosan yang signifikan baik untuk masyarakat Anda maupun daerah Anda.
  • Harus Siap di Kritik. Karena sejatinya, dunia politik bukanlah dunia yang nyaman. Mungkin anda kalau berada di luar dunia politik kemudian membayangkan mereka yang ada di dunia politik, terutama mereka yang menjabat seperti Eksekutif, Menteri, Presiden atau mereka yang menjadi Wakil Rakyat ataupun anggota parlemen, mungkin anda melihat hal yang kenikmatan duniawi-nya saja. Tapi anda perlu ketahui, bahwa masuk ke dalam dunia politik anda bisa menjadi pejabat publik, yang artinya bukan sesuatu yang menyenangkan.  Anda harus siap latar belakang anda di bongkar, baik itu diri Anda, teman Anda, bahkan keluarga Anda. Anda harus siap untuk tidak menjadi orang yang bebas, privacy Anda tidak bisa di jaga, dan juga Anda harus siap dimintai sumbangan ke kiri ke kanan diberikan proposal ini dan itu. Bahkan ketika Anda sudah berbuat baik sekalipun, Anda juga harus siap di bully di media masa maupun media online.
  • Berkompetisi dengan cara yang sehat. Kompetisi di dalam dunia politik itu sangat tinggi, bukan hanya ketika pemilu berlangsung, tetapi juga ketika Anda sudah masuk kedalam parlement. Kalau Anda tidak siap berkompetisi, lebih baik Anda mundur.
  • Tahan dari Godaan yang menyesatkan. Godaan di dalam dunia politik sangatlah tinggi sekali, terlebih lagi didalam dunia politik instrumen utamanya adalah kekuasaan. Di dalam kekuasaan kita bisa melakukan banyak hal banyak. Hal inilah yang kemudian memberikan banyak kemudahan kepada mereka mereka yang diberikan amanah Apakah itu sebagai Wakil Rakyat, Kepala Daerah, Menteri ataupun Presiden. Godaan itu akan banyak sekali, tentu saja godaan yang paling besar adalah berkaitan dengan materi, godaan untuk mementingkan diri sendiri, keluarga ataupun kelompok.

Empat Hal inilah yang harus anda pikir ulang dan bila Anda betul-betul ingin masuk ke dalam dunia politik anda perlu luruskan kembali niat politik anda. Karena bila tidak, maka Anda akan stress berada di ruangan politik tersebut. Anda tidak akan bisa menikmati pekerjaan Anda, Anda tidak akan bisa menikmati aktivitas politik anda dan kemudian ujungnya mungkin Anda bisa jatuh sakit dan tidak berujung dengan kebaikan.

2. Membangun Tim Sukses yang solid dan efektif.

Setelah Anda menetapkan niat yang baik, selanjutnya adalah mengelola Tim Sukses yang baik dan benar. Jangan salah pilih tim sukses, ini adalah pesan penting dari Kami. Sekarang ini Calo Politik sudah menjadi profesi yang dianggap lumrah. Bagi Anda Caleg yang masih baru mengikuti pertarungan ini, dituntuk untuk tim sukses berdasarkan Chemistry yang baik dengan Anda. Kami menghimpun strategi ini menjadi 10 tips membangun tim sukses yang solid dan efektif:

I. Memiliki Visi Misi yang Sama

Sebuah tim tidak bisa bekerja dengan baik dan efektif jika anggotanya memiliki visi dan tujuan yang berbeda. Sebagai contoh, si A ingin ke tenggara, B inginnya ke timur dan si C justur inginnya ke Barat. Bisa dipastikan tim yang seperti itu akan kesulitan mencapai target.

Oleh karena itu, mulai dari Caleg hingga tim sukses itu harus memiliki visi dan misi yang sama. Bagunlah tim sukses Anda berdasarkan Chemistry sehingga hasil yang dicapai berdasarkan kerja sama tim yang kompak demi mencapai tujuan yang sama, bukan individu.

II. Membangun Rasa Saling Percaya Satu Sama Lain

Membangun rasa saling percaya saling percaya menjadi syarat mutlak untuk bisa membangun kerjasama tim yang Solid, karena tidak akan ada kerja tim yang sukses jika anggotanya tidak saling percaya yang pada akhirnya seluruh anggota akan hanya bekerja masing-masing secara individual.

Rasa saling percaya ini akan menegaskan bahwa tugas yang diemban Setiap orang pasti berbeda kadarnya setiap anggota tim akan yakin bahwa tugas yang dibebankan kepada rekan satu tim akan terlaksana dengan baik dan sesuai kemampuan masing-masing.

III. Intensif Berkomunikasi

Jangan pernah anggap sepele masalah komunikasi ketika komunikasi sesama anggota tim macet.  Dipastikan kerja tim akan berantakan karena setiap orang tidak mengerti arti Apa yang harus dilakukan. Oleh karena itu melakukan komunikasi secara intensif baik melalui Meeting pagi atau pertemuan lain yang dilakukan oleh seluruh anggota tim kerja. Sehingga setiap orang akan mengerti tugas dan target yang harus dilaksanakan.

Komunikasi antar anggota tidak perlu harus selalu bertatap muka. Sudah banyak aplikasi komunikasi yang bisa digunakan sebut saja WhatsApp, WeChat, Line atau yang lainnya. Manfaatkan fasilitas tersebut untuk menjalin komunikasi intensif antar sesama anggota tim.

IV. Adakan Kegiatan Bersama

Bagaimana bisa menjalin kerjasama dalam tim Jika setiap orang yang ada didalamnya tidak saling mengenal. Oleh karena itu dalam usaha Membangun kerja tim yang solid mutlak harus sering melakukan kegiatan bersama, khususnya hal-hal di luar pekerjaan. 

Mulailah dari yang ringan seperti makan siang bersama bisa dilakukan di rumah pemenangan atau pergi ke rumah makan yang telah disepakati bersama, adakan kegiatan berolahraga bersama yang melibatkan seluruh anggota tim mungkin bisa langsung diterapkan dengan berjalan kaki hari Minggu. Tanpa disadari, kegiatan di luar pekerjaan ini akan membentuk chemistry kerjasama yang kuat di antara sesama anggota tim.

V. Buat Sistem Penghargaan

Siapapun yang punya prestasi, layak diberikan penghargaan dengan system reward. Tujuan dari pemberian penghargaan ini adalah agar seluruh tim rasa kerja keras mereka dihargai oleh Caleg.

Selain itu dengan sistem penghargaan, anggota tim yang lain pun akan terpacu untuk memberikan yang terbaik sehingga diharapkan nantinya semua akan bekerja secara optimal dan mampu mencapai tujuan secara bersama-sama.

Ada banyak bentuk penghargaan yang bisa diterapkan, misalnya:

  1. Memberikan label tim sukses terbaik mingu ini, pujian pujian dan harapan kedepannya bisa di ucapkan dalam pelabelan.
  2. Tim sukses dengan pencapaian terbanyak akan mendapatkan harapan yang lebih luas.
  3. Pemberian bonus di luar upah yang diterima setiap pencapaian.

VI. Pahami Peran dan Tanggung Jawab sebagai Sebuah TIM

Pahami peran dan tanggung jawab seperti sebuah tim. Sebagai contoh misalnya seperti tim sepak bola, setiap anggota tim juga memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Hal ini harus benar-benar dipahami oleh seluruh anggota tim jangan sampai semuanya ingin jadi kiper atau semuanya ingin jadi striker, bisa bisa di situasi tertentu bakal kebobolan terus.

Bentuklah dan bangunlah kerja tim yang kompak dan efektif. Berikan mereka pemahaman tentang peran dan tanggung jawab sehingga mereka bisa lebih fokus dalam menyelesaikan tugas masing-masing.

VII. Tingkatkan Kompetisi Tim

Seperti halnya peran dan tanggung jawab, tingkat kompetensi yang dimiliki tim pun pasti berbeda-beda. Jika ternyata tingkat kompetensi antara anggota tim terlalu jauh perbedaannya, saatnya untuk melakukan breafing dan mencari solusinya. Bahkan, jika memungkinkan buatlah sebuah pelatihan dan motivasi untuk memastikan kompetensi yang dimiliki setiap anggota tim sesuai dengan pekerjaan dan tugas yang menjadi tanggung jawab mereka.

VIII. Saling Hormat dan Menghormati

Saling menghormati dan menghargai perbedaan pendapat dan perselisihan adalah sebuah hal yang wajar terjadi dalam sebuah tim. Justru dari perbedaan itu Tim akan semakin kaya dengan ide dan pemikiran yang bisa memudahkan jalan menuju target yang dicanangkan.

Tentu saja selama masing-masing anggota bisa saling menghormati dan menghargai pendapat orang lain dalam mengemukakan pendapat, rasa hormat ini nantinya akan membentuk semacam rantai penghubung yang kuat di antara sesama anggota tim.  Sebesar apapun perbedaan yang terjadi tak akan mampu mengikis kekompakan tim jika rasa saling menghargai dan menghormati sudah tepat namun dalam di dalam diri seluruh anggota.

IX. Memiliki Komitmen Yang Kuat

Untuk membentuk sebuah kerja tim yang kompak dan Solid, dibutuhkan komitmen yang kuat dari setiap anggota karena setiap orang akan saling menopang kerja anggota yang lain.

Satu orang pincang maka proses kerja pun tidak akan maksimal. Ini tentu bukan hanya dalam hal fisik tapi lebih kepada spirit juang dan komitmen bersama untuk mencapai tujuan. Ketika ada anggota yang menurun semangatnya hal ini bisa berimbas buruk kepada anggota yang lain.

Oleh karena itu setiap anggota tim harus bisa saling menyemangati rekannya yang telah menurun performanya, sehingga mereka bisa selalu berada dalam level yang sama dalam menjalani tugas yang dibebankan, tidak ada lagi yang tertinggal karena tidak mendapat perhatian dari rekan kerjanya.

X. Melakukan Evaluasi Rutin

Melakukan evaluasi rutin kunci sukses sebuah kerja tim. Evaluasi hari demi hari  ini bisa dilihat mana yang sudah berjalan sesuai rencana mana yang harus mendapat suntikan motivasi atau kekurangan apa yang harus diperbaiki.

Evaluasi bukan bertujuan mencari kesalahan tapi lebih memberi arahan dan masukan agar proses kerja selalu bisa berada di jalur yang direncanakan. Kalaupun ada perubahan itu merupakan hasil yang sudah disepakati bersama. Dengan evaluasi, tingkat kesuksesan kerja tim bisa dipantau dan diawasi dengan baik.

Perumpamaannya adalah, sebuah gol dalam permainan sepak bola tidak akan terjadi jika tidak ada kerjasama yang baik di antara sesama pemain. Memang sesekali ada yang melakukan Solo-Run dan sukses mencetak gol, tapi itu hanya menjadi semangat seluruh tim untuk bekerja lebih keras lagi, karena membangun kerja tim untuk bisa mencapai target tidak akan mudah. Butuh komitmen dan kesadaran seluruh anggota tim dalam menjalankan peran masing-masing dengan demikian hasil yang nantinya dicapai akan terasa sebagai sebuah hasil bersama bukan hasil dari 1 atau 2 orang semata.

3. Menggunakan Alat Bantu Yang Tepat dan Akurat

APEL adalah sebuah alat bantu untuk kemenangan Pemilu yang memiliki fitur paling lengkap, yang dapat Anda jadikan sebagai “Senjata Perang” untuk memenangkan Pemilu di tahun 2024 ini. Fitur-fitur APEL lahir dari hasil dari pengelolaan management terbaik dari Caleg yang berhasil duduk di Parlement, dan juga hasil dari pembelajaran kesalahan Caleg yang gagal merebut kursi parlement.

APEL sudah memiliki formula yang sangat kompleks yang dapat mengukur tingkat kemenangan Anda sebelum hari pencoblosan. Dengan hasil yang dihimpun oleh tim sukses Anda kedalam system APEL nantinya, Anda dapat membuat keputusan yang tepat apa yang harus Anda dan tim sukses lakukan hari demi hari demi mencapai target, yang memastikan Anda menjadi Anggota Legislatif di tahun 2024.

Silahkan Anda pelajari dan simpulkan dengan semua fitur yang disebut dibawah ini, Anda bisa dengan mudah memanagement Pemilihan Legislatif.

I. Profil Caleg

Aplikasi yang berbasis browser ini memiliki fitur untuk menyebarkan profil kamu kepada siapapun. Hanya dengan menshare URL, semua konstituen Anda bisa membaca profile Anda, track record, visi misi, riwayat Anda. Fitur ini membuat Anda menghemat banyak biaya. terlebih alat peraga seperti spanduk, baliho dan brosur tidak lagi menjadi media promosi yang efektif secara textual di era digital seperti sekarang ini.

II. Berita & Event

Media berita dan jadwal kegiatan Anda, bisa Anda publish di dalam aplikasi APEL. Tentu saja ini akan menjadi sebuah strategi penyampaian informasi yang cepat dan tepat kepada semua konstituen dan Relawan Anda hanya dalam satu waktu. Berita dan Event bisa Anda sebar melalui media sosial seperti facebook, twitter, linked in dan juga media chating seperti WhatsApp, Line, WeChat.

III. Laporan Pengaduan

Seperti pada pembahasan sebelumnya tentang 13 kesalahan Caleg. Salah satunya adalah, sedikit sekali Caleg yang cepat dan tanggap terhadap laporan dari konstituen dan tim sukses. Dengan fitur ini, Anda bisa membuat laporan yang masuk, atau menerima laporan langsung dari luar. 

Tugas Anda adalah menyimpan, merespon semua laporan ini dan mengelolanya sesuai skala prioritas. Dengan merespon dan menyelesaikan pengaduan yang masuk, Anda sudah dinilai sebagai Caleg yang kompeten dibandingkan Caleg yang tidak merespon laporan.

IV. Pengimputan Data Real Konstituen

Ini adalah polarisasi sederhana dari kebanyakan caleg yang berhasil memenangkan Pemilu Legislatif. Namun, dengan APEL, data yang bisa anda himpun menjadi lebih Real. di APEL, anda bisa memilah dan memilih konstituen berdasarkan perjanjian dan status hubungan.

Berdasarkan Perjanjian, yaitu:

  • Bersedia menjadi Pemilih
  • Bersedia menjadi Relawan
  • Bersedia menjadi saksi

Berdasarkan Status hubungan yang memiliki 4 tingkatan resiko tipe pemilih, yaitu:

  • Belum Kenal
  • Mendukung
  • Loyalis
  • Chemistry

Berdasarkan pemilahan seperti itu, Anda bisa dengan mudah mengambil tindakan membentuk pola strategi kepada siapa Anda fokus untuk membina hubungan Konstituen Anda.

Didalam formulir ini, APEL juga sudah menyiapkan kolom untuk pengimputan Detail data Pemilih Tetap sampai ke nomor TPS-nya yang terintegrasi dengan link website KPU, sehingga Anda dan tim sukses bisa memetakan posisi setiap pemilih Anda di semua TPS Dapil Anda.

V. Kinerja Admin, Relawan dan Saksi

Sering sekali kita mendengar lisan dari para relawan yang mengaku memiliki banyak dukungan. Tapi, dengan APEL, Kinerja tim sukses Anda, bisa Anda ukur sesuai pencapaian mereka masing-masing di lapangan. Misalnya, seperti Admin yang sudah memvalidasi semua data yang masuk, relawan yang sudah bertemu berapa banyak konstituen dalam mengkampanyekan diri Anda secara door-to-door, sampai kepada Saksi yang akan mengimput hasil perhitungan suara dengan bukti form C1 nya di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Dengan pengukuran kinerja Relawan dan Saksi, Anda juga akan terhindar dari relawan relawan yang jahat yang hanya memanfaatkan momentum pesta demokrasi ini demi keuntungan pribadi semata. 

VI. Daftar Konstituen

Daftar konstituen yang dihasilkan dari canvasing tim sukses di lapangan ini akan menjadi Big Data (Calon Pemilih) seorang Caleg. Caleg ataupun adminnya bisa mengelola dan terus meningkatkan calon pemilih ini sebanyak banyaknya dan menguncinya sebagai Pemilih yang benar benar memilih di hari pemilihan nantinya.

Disini akan bisa menjadi terdapat sebuah pemikiran yang tidak tepat jika Anda menjadi Caleg yang mengabaikan polarisasi ini. Karena banyak sekali Caleg yang hanya menerka-nerka jumlah konstituennya, Ini adalah sebuah kesalahan fatal yang lahir dari pola yang sederhana. 

Bahkan, dengan APEL, relawan dari Caleg akan mengimput juga bukti diri bahwa dia sudah bertemu langsung dengan konstituen dan pernyataan dari konstituen yang benar benar akan memilih Caleg meskipun beberapa dari mereka memberikan syarat-syarat tertentu yang bisa dikelola oleh Caleg dengan baik dan benar.

VII. Statistik Kemenangan

Ini bukan sekedar statistik semata. Alat bantu kemenangan pileg lainnya hanya memberikan target kosong, sedangkan APEL, memberikan target yang benar-benar bisa membuat Caleg mendapatkan kemenangan di Pemilu 2024 ini.

Jadi statistik ini akan menjadi alat ukur bagi Caleg yang terdiri dari:

  • Target Kemenangan: Menjadi acuan dasar hitung hitungan untuk meraih kursi parlement. Target ini keluar dari hasil rumus yang menjamin Caleg untuk duduk di kursi parlemen dan sudah bersandar dengan hitungan Sainte Lague KPU.
  • Dukungan Terkumpul: Menjadi barometer kinerja Caleg dan Tim Sukses untuk meraih dukungan yang benar-benar valid.
  • Hasil Quick Count: Menjadi hasil nyata dari kinerja Anda dan Caleg selama masa kampanye yang ditentukan pada hari pencoblosan
  • Alokasi Kursi: Menjadi bahan pertimbangan untuk membuat pola kekuatan Anda dan Lawan, yang bahwasanya dari sekian banyak caleg yang berkompetisi bahwa hanya sedikit kursi yang tersedia di dapil Anda.
  • TPS: Jumlah TPS adalah angka minimal wajib tersedianya saksi Anda yang berada di TPS, meskipun begitu, management saksi bisa terbentuk jika Anda bisa bekerjasama dengan baik kepada Caleg setingkat lain di Dapil Anda.
  • DPT: Angka Daftar Pemilih Tetap yang tersedia menjadi acuan pemompa semangat Caleg untuk meraih Angka yang akan mendekati target
  • Pemetaan Wilayah: Data yang terdiri dari Nama wilayah dari Provinsi sampai ke Desa dan jumlah DPT yang tersedia, hingga perolahan yang sudah Caleg maupun tim sukses berhasil himpun dari hasil Canvasing.

VIII. Data Pileg Sebelumnya

Bukan satu, dua Caleg yang meremehkan Data Pileg sebelumnya. Justru data ini bisa menjadi Acuan dasar bagi Caleg yang bertarung di 2024 nanti untuk melihat kekuatan DPT, kekuatan lawan incumbent, bahkan persentase Golongan Putih (Golput) yang tidak memilih.

IX. WhatsApp Broadcast

WhatsApp Broadcast sudah menyimpan database alamat dari formulir pendaftaran Konstituen sebelumnya. Sehingga Caleg dengan mudah mengirim pesan masal kepada Calon Pemilih untuk kampanye digital.

Fitur ini bisa menghemat biaya kampanye, mobilisasi masa, dan juga bisa berhubungan langsung dengan calon pemilih.

X. Quick Count

Halaman ini bisa di akses oleh Saksi dan Relawan saat berada di TPS. Formulir Untuk menghitung suara dengan bukti upload form C1 dan di pantau langsung didalam dashboard Admin.

Data yang masuk di hitung secara real time. Tidak memerlukan seorang admin untuk melakukan kalkulasi secara Manual. Namun, halaman ini hanya menghitung Quick Count untuk Caleg yang memakai Aplikasi ini (Bukan Quick Count Partai).

4. Membuat Road Map Sebelum Membuat Management Anggaran

Kami bisa mengatakan, berapapun biaya untuk memenangkan kontes Pemilu ini pada dasarnya tidaklah cukup. Sangat banyak anggaran yang tidak terduga yang harus Caleg Persiapkan.

Oleh Karena itu, buatlah sebuah Road Map terlebih dahulu sebelum anggaran. Road Map sangatlah penting untuk menyusun Anggaran Anda dari dimulainya kompetisi sampai kompetisi berakhir. 

Namun demikian, dengan mengunakan Aplikasi APEL, Anda mendapatkan susunan Road Map sesuai dengan Daerah Pemilihan Anda yang akan disusun matang oleh tim Kami yang berpengalaman yang sudah memenagkan banyak Pemilu sejak tahun 2009.

5. Management Partai Politik

Untuk Anda yang baru berkecimpung di dunia Politik dan baru saja mengikuti kompetisi ini di tahun 2024 mendatang. Maka Memilih Partai Politik sangatlah penting, terlebih Anda yang berkompetisi sekelas DPR-RI.

Kami menyarankan, pilihlah Partai Politik yang matang dan sesuai dengan Visi Misi Anda. Hindarilah Partai Politik yang terang terangan akan merugikan Anda di kemudian hari. Bagaimana mungkin Anda bisa selaras dengan ide, jika Anda dan Partai Politik Anda memiliki Visi Misi yang berbeda.

6. Nomor Urut Bukan Lagi Menjadi Persoalan

Kami sangat yakin, seyakin yakinnya. Jika Anda menggunakan Aplikasi APEL, maka nomor urut bukan menjadi alasan lagi. Bagaimanapun kami akan memberikan hasil riset yang sudah dirumuskan agar Anda menang di Pemilu 2024 ini selama Anda berhasil mencapai target tersebut, jaminan 100% Anda akan duduk sebagai Anggota Parlement.

7. Management Daerah Pemilihan

Jika Anda Caleg baru, pilihlah Daerah Pemilihan yang di daerah tersebut memiliki jaringan terkuat Anda. Ini sangat penting, meskipun daerah ini bukan daerah tempat Anda tinggal, namun di daerah tersebut adalah daerah dimana Anda bisa membuat Jaringan yang lebih kompleks.

8. Terjun Langsung Ke Lapangan

Jangan coba-coba Anda hanya mengandalkan tim sukses ataupun relawan Anda saja di Lapangan, karena ini bisa memberikan stigma negatif dari konstituen Anda. Kami sudah mempelajari pola ini dan sudah kami aplikasikan kedalam APEL. Dimana berdasarkan rumus Diagram Pareto yang kami buat, kesalahan pertama seorang Caleg tidak memenangkan Pemilu adalah karena Caleg tersebut tidak pernah terjun ke lapangan.

Konstituen harus mengenal Caleg, rangkulan mereka sedekat mungkin dan tanamkan visi misi mulia Anda kepada mereka sehingga mereka akan memiliki Chemistry terhadap Anda dan tidak memberikan pilihannya kepada Caleg lain.

9. Manfaatkan Pemilih Baru

Tahun 2024 di ramalkan menjadi tahunnya bagi Politikus Muda. Hal ini akan menyebabkan dimana data pemilih muda akan meningkat. Bahkan sangat mengejutkan, KPU merilis per Juni 2022, bahwa daftar pemilih Gen Z adalah hampir di angka 40%.

Buatlah program program yang nyata untuk kecerdasan manusia di Parlement, beri pendidikan politik yang benar tentang peran penting seorang Anggota Legislatif.

10. Management Alat Peraga Kampanye

Alat peraga kampanye memang hal penting dalam hal mengatur strategi menang Pileg. Namun begitu, kesalahan dalam membuat alat peraga kampanye akan berdampak konyol. Di era digital ini, sudah saatnya seorang Caleg harus cerdas dan melek terhadap perkembangan dunia digital Marketing. Tim kami membuat pemisahan dua jenis alat peraga kampanye untuk mendapatkan perhatian dari konstituen Anda.

  • Kampanye Offline

Buatlah media kampanye offline yang penuh imajinasi dengan Visual bukan textual. Sadar tidak sadar, sejak dari dulu, tidak ada orang yang mampu membaca Visi Misi Caleg di dalam spanduk secara utuh. Anda bisa menggunakan jasa Kampanye Politik yang kreatif untuk membuat media promosi offline yang penuh kreatifitas.

  • Kampanye Online

Berkampanye secara Online hari ini sudah menjadi keharusan bahkan jauh lebih efektif. Media kampanye digital seperti Banner, Video, Text, Copywriting bisa disampaikan secara utuh dan menghipnotis lebih baik melalui banyak platform digital. Tim Kreatif Anda dituntut untuk bisa menciptakan kampanye yang baik agar semua pesan Anda tersampaikan dengan utuh dan meraih simpati dari Masyarakat tentunya.

11. Management Media Sosial

Ketika Anda menjadi politikus, Anda harus pintar memanagement Media Sosial Anda. Salah dalam mengelola media sosial, bisa menjadi baromete konstituen Anda untuk menilai kecerdasan Anda dan keterbukaan Anda.

Jika Anda menggunakan Facebook, buatlah sebuah Fans Page, dimana semua orang bisa mengikuti Anda tanpa harus add pertemanan. Dan Jika Anda menggunakan Instagram, pastikan Instagram Anda tidak dikunci, sehingga siapapun bisa meliat feed dan story Anda.

TIM APEL memiliki orang-orang yang kreatif yang bisa memenuhi kebutuhan kampanye Online Anda. Bahkan tim kampanye APEL pernah berhasil meningkatkan elektabilitas dari 0,3% menjadi 34% untuk seorang walikota dalam 1 tahun kerja.

12. Ikhlas Terhadap Kritikan

Seperti pada topik meluruskan niat sebagai seorang politikus. Dalam Hal ini kami menegaskan bahwa ikhlas terhadap kritikan adalah strategi untuk memenangkan pileg. Konstituen akan menilai Anda dari sisi apapun, maka untuk ikhlas terhadap kritikan adalah harga mati untuk anda tidak membalas perbuatan bullyan dan kritikan apapun.

Teruslah bekerja di jalur kebaikan dan kebenaran sebagai seorang politikus, yang mana nantinya sangat berpengaruh terhadap calon pemilih di daerah Anda. Anda akan berhubungan langsung dengan konstituen, mengelola kritikan dengan benar akan menjadi nilai utama dari Konstituen Anda. 

13. Berikan Program dan Janji Politik Yang Bisa Dipenuhi

Seorang Caleg harus bisa memberikan program dan janji politik seorang Anggota Legislatif. Berikan edukasi yang benar kepada Masyarakat. Karena, akan menjadi kesalahan yang fatal ketika Anda memberikan edukasi dan janji politik yang bukan tugas dari seorang parlement nantinya.

Demikianlah topik dari APEL-Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif tentang strategi menang pileg di tahun 2024. Semoga topik ini menjadi manfaat dan topik nyata bisa memenangkan Anda sebagai Anggota Legislatif terpilih nantinya.

Facebook
LinkedIn
Twitter
WhatsApp
Telegram

Ingin Menggunakan APEL?

Alat Bantu, sekaligus menjadi senjata Andalan untuk Calon Legislatif dan Eksekutif untuk memenangkan Pemilu 2024.

John Doe

Typically replies within a day

Powered by WpChatPlugins