fbpx

Membangun Tim Sukses Loyal, Kredibel dan Efektif

Era Demokrasi Digital Sudah Dimulai

Table of Contents

Tidak ada kandidat yang bisa berhasil tanpa kerja keras dan kerja sama dari tim sukses. Tidak hanya sekedar memiliki tim sukses saja. Para kandidat juga memerlukan tim sukses yang bisa bekerja dengan baik dan profesional agar bisa mendukung proses kampanye dan pemilihan.

Anggota dari tim sukses bisa berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Baik yang profesional di bidangnya, maupun pendukung dari masyarakat yang bekerja untuk memberikan dukungan pada kandidat. Setiap anggota tim sukses pasti memiliki kemampuannya sendiri.

Mengenali kemampuan dan mengorganisir anggota tim sukses sangatlah penting. Hal ini agar para anggota tim sukses memiliki peran yang maksimal untuk mendukung para kandidat. Jadi, tidak hanya sekedar menjadi anggota namun benar-benar memiliki fungsi dan bekerja dengan efektif.

Tim sukses yang loyal, kredibel, dan bisa bekerja dengan efektif sangat berpengaruh pada kesuksesan kandidat pada pemilihan umum. Kandidat yang baik tidak bisa bersinar jika tidak disertai dengan tim sukses yang baik akan percuma.

Karena kandidat tidak akan mendapatkan support yang dibutuhkan untuk berhasil menang dalam panggung politik. Bayangkan saja, jika kandidat tidak memiliki tim sukses untuk menjadi jembatan aspirasinya pada masyarakat. Tidak ada sistem yang menyebarkan visi misinya untuk mengumpulkan dukungan.

Sebagus apapun kemajuan dan juga visi misi dari para kandidat. Tetap tidak akan bisa sampai pada telinga masyarakat. Jika tidak disampaikan dengan baik, karena itu membutuhkan tim sukses yang akan mengelola berbagai strategi untuk menyebarkan dan mempromosikan kandidat pada masyarakat.

Melihat betapa pentingnya keberadaan tim sukses itu. Para kandidat harus berhati-hati dalam memilih anggota tim suksesnya. Karena itu, para kandidat perlu mengetahui cara untuk membentuk tim sukses yang loyal, kredibel, dan bisa bekerja dengan efektif. Berikut adalah pembahasan mengenai pembentukan tim sukses yang ideal.

Motivasi Dan Pembentukan Tim Sukses

Ada banyak hal yang bisa menjadi alasan seseorang ingin menjadi bagian dari tim sukses. Para kandidat harus dapat memastikan motivasi yang dimiliki oleh setiap anggotanya. Karena dengan mengetahui motivasi dari anggota tim sukses. Kandidat bisa menciptakan hubungan yang baik pula.

Dasar hubungan yang baik akan menciptakan tim yang baik pula. Dengan memperhatikan motivasi dari anggota tim sukses. Kandidat bisa mengetahui langkah seperti apa yang harus diambil agar motivasi tersebut tetap positif dan bertahan. Berikut adalah beberapa hal yang bisa menjadi motivasi anggota tim sukses.

1. Untuk Mendapatkan Uang

Motivasi pertama dan cukup umum ditemukan adalah untuk mendapatkan uang. Beberapa bagian dari tim sukses bukanlah pekerjaan yang dilakukan sukarela. Anggota tim sukses bisa mendapatkan gaji atau keuntungan tertentu sesuai dengan bagian dan posisi yang ditempati dalam tim.

Menjadi anggota tim sukses, sebenarnya cukup bisa disamakan dengan menjadi pegawai atau pekerjaan biasa. Para anggota tim sukses bisa mendapat imbalan berupa uang maupun keuntungan yang sudah disepakati ketika bergabung.

2. Adanya Kesamaan Ideologi dengan Kandidat

Ide merupakan pemahaman, idea, atau gagasan yang dimiliki oleh seseorang. Ideologi seseorang ini akan mempengaruhi cara berpikir orang tersebut. Jadi, jika seseorang memiliki ideologi yang sama. Kemungkinan besar adanya kesamaan cara pikir.

Anggota tim sukses bisa mendukung kandidat karena hal ini. Jadi, anggota tim sukses memiliki ideologi yang sama atau tidak jauh berbeda dengan kandidat. Membuat keduanya memiliki cara pandang yang tidak jauh berbeda.

Kesamaan ideologi ini yang membuat anggota tim sukses yakin pada kandidat dan ingin kandidat maju sebagai calon terpilih. Karena itu, membantunya dengan menjadi bagian dari tim sukses.

3. Karena Adanya Kecocokan Dengan Visi Misi Kandidat

Kecocokan anggota tim sukses dengan kandidat yang didukungnya juga bisa menjadi motivasi mengapa seseorang mau bergabung dengan tim sukses. Anggota tim sukses mungkin saja memberikan dukungan karena merasa visi dan misi kandidat sangat cocok untuk kursi pemimpin tersebut.

Karena memang berharap agar para kandidat bisa berhasil meraih posisi yang diinginkan, karena itu dukungan yang diberikan agar para kandidat bisa mewujudkan visi dan misinya kelak. Jika sudah terpilih, diharapkan bahwa kandidat tersebut dapat mewujudkan visi dan misinya.

Motivasi ini dilandaskan rasa kepercayaan dan kekaguman. Termasuk, salah satu motif yang paling murni dari seorang anggota tim sukses. Karena mempercayai kandidat dapat menjadi pemimpin yang baik jika terpilih.

4. Karena Ambisi dan Ego Dalam Hati

Ambisi dan ego yang menjadi motivasi seseorang menjadi anggota tim sukses di sini bukan ego dan perasaan egois yang banyak dikenali orang. Ego di sini lebih ke rasa ambisi untuk mengalahkan kandidat lain atau mungkin mengalahkan kandidat lain.

Misalnya saja, seseorang pernah menjadi bagian dari tim sukses kandidat A. Namun, ternyata kerja kerasnya selama menjadi tim sukses tidak dihargai oleh kandidat A. Akhirnya, ia berpindah dan menjadi tim sukses kandidat B.

Maka, ia akan mendukung paket B dengan sepenuh hati dan daya. Tujuannya agar kandidat B bisa mengalahkan kandidat A dalam memperebutkan posisi

Ada berbagai hal yang mungkin menjadi alasan bagi seseorang mengapa bergabung dan menjadi bagian dari tim sukses. Namun, apapun alasannya itu hal yang paling penting adalah dukungan sepenuh hati dan profesionalitas dalam bekerja.

Struktur Tim Sukses

Dalam sebuah tim pasti ada strukturnya, struktur ini akan memudahkan para kandidat untuk mengatur timnya. Selain itu, pekerjaan bisa dilakukan dengan lebih efisien dengan tingkatan yang jelas. Struktur biasanya disusun dengan urutan yang sangat hirarkis.

Karena kekuasaan berdasarkan dari pemimpin kemudian berlanjut pada struktur yang ada di bawahnya. Karena itu, penentuan struktur sangatlah penting. Selain itu, adanya struktur pada tim sukses akan lebih memudahkan pengelolaan sumber daya sesuai dengan kebutuhan tim.  Berikut adalah struktur di dalam tim sukses.

1. Penasihat atau Konsultan

Penasehat biasanya tidak secara resmi masuk ke dalam struktur tim sukses. Karena kadang tidak terlalu terlibat dan berpengaruh dalam pembentukan keputusan. Namun, adanya penasihat atau konsultan tetap diperlukan dalam struktur tim sukses.

Fungsinya untuk memberikan saran, rekomendasi, referensi, dan berbagai rujukan lainnya ketika sedang mengambil keputusan yang baru. Penasihat atau konsultan biasanya diambil dari orang yang ahli dalam bidangnya. Maupun orang yang berpengalaman dalam mengelola tim sukses.

Karena itu, biasanya posisi konsultan atau penasehat diisi oleh orang dari berbagai bidang profesional. Mungkin juga dari orang yang sudah berpengalaman mengelola dan mengatur tim sukses bekerja.

2. Kandidat atau Calon yang Maju Dalam Pemilihan 

Setelah penasehat atau konsultan selanjutnya pada struktur ini adalah kandidat atau kontestan dalam pemilihan itu sendiri. Kontestan atau kandidat dalam hal ini merupakan pusat dari berbagai kegiatan kampanye dan aktivitas yang direncanakan oleh tim sukses.

Karena kandidat lah yang merupakan individu yang akan maju pada pemilihan. Jika tim sukses bisa mengelola dengan baik temannya dan juga dapat menyebarkan visi dan misi selama masa kampanye. Kemudian, kandidat terpilih maka kandidat lah yang akan mendapatkan posisi tersebut.

3. Bendahara

Dalam berbagai organisasi, kepanitiaan, dan struktur kerja lainnya selalu ada posisi sebagai bendahara. Posisi bendahara sangatlah vital, karena bendahara lah pihak yang berhak dan berkewajiban mengelola dan mengatur keuangan yang ada di tim sukses.

Mulai dari membuat anggaran, membuat laporan keuangan, bahkan sampai menyimpan uang yang akan digunakan. Bendahara baiknya diserahkan pada orang yang memang profesional di bidang keuangan.

Hal ini karena dana yang digunakan untuk melakukan kampanye dan aktivitas lainnya sangat besar. Butuh orang yang profesional yang mengelolanya agar tepat guna dan juga diatur dengan baik. Agar pengelolaan dana semakin transparan, bendahara bisa menggunakan Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif.

4. Sekretaris

Jabatan sekretaris dalam tim sukses memiliki tugas untuk mendampingi dan melakukan pengaturan di berbagai kegiatan kampanye maupun acara lainnya. Sekretaris juga berkewajiban membuat berbagai laporan terutama mengenai rapat yang dihadiri.

Kebanyakan tugas sekretaris sangat berhubungan dengan urusan administrasi. Sekretaris juga bisa berperan sebagai wakil ketua atau wakil bagian lain jika ada yang berhalangan lain. Sekretaris juga yang bertanggung jawab atas perizinan, pendataan, dan berbagai persetujuan dokumen lainnya.

Jadi, bukan hanya sekedar tukang catat, posisi ini sangatlah vital dalam tim sukses. Tugas dari seorang sekretaris akan lebih mudah dilakukan jika menggunakan Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau yang disebut dengan APEL.

Aplikasi ini memiliki fitur khusus yang juga ditujukan untuk tugas sekretaris. Seperti, fitur pencatatan, broadcast hasil rapat, dan berbagai fitur lain yang akan sangat membantu.

5. Ketua Tim Sukses

Setiap aktivitas kampanye yang dilakukan pasti perlu diatur oleh seseorang yang menjadi pemimpin. Pemimpin dari berbagai kegiatan tim sukses dan perkembangannya adalah ketua tim sukses itu sendiri. Tugasnya tentu saja memimpin tim sukses agar mendapatkan keberhasilan dalam pemilihan.

Namun, tidak hanya sebagai pemimpin dan pengawas saja. Ketua tim sukses juga harus mampu mengendalikan dan memberi arahan pada para bawaannya. Karena apa yang dilakukan oleh tim sukses terutama pada masa kampanye akan menjadi tanggung jawab ketua tim.

Ketua tim sukses juga harus dapat menyusun strategi yang tepat untuk meningkatkan dukungan bagi kandidat. Ketua juga memiliki tugas mengkoordinasi dan memimpin bagian lain di dalam tim sukses ini. Tidak heran, tugas dan tanggung jawabnya begitu besar.

6. Humas

Sebagai orang yang bersaing di ajang pemilihan ketua untuk masyarakat. Tentu saja, kandidat harus terhubung dengan masyarakatnya. Karena itu ada bagian yang bertanggung jawab atas hubungan kandidat dan masyarakat.

Bagian tersebut disebut sebagai humas atau hubungan masyarakat. Melalui humas, para kandidat bisa menyampaikan pesan, visi, dan misinya. Sedangkan masyarakat memiliki ruang langsung untuk berkomunikasi dengan kandidat.

Tidak hanya itu, Humas juga bertugas untuk menerima keluhan masyarakat atau saran-saran dari masyarakat. Kemudian, mengolahnya dan menyampaikannya pada tim sukses dan akhirnya akan sampai ke kandidat itu sendiri.

7. Database dan IT

Database serta IT adalah bagian yang sangat penting dan vital dalam tim sukses seorang kandidat. Bagian ini menangani pengumpulan data yang akan menjadi basis rencana kampanye dan penyampaian masyarakat berikutnya.

Apalagi, dengan semakin majunya teknologi zaman sekarang. Para kandidat harus menyediakan bagian yang memang mengerti tentang dunia ini. Kerja bagian Database dan IT pasti akan lebih mudah jika menggunakan aplikasi yang bernama APEL.

Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau yang sebutannya disingkat APEL ini. Merupakan aplikasi yang menyediakan layanan untuk tim sukses kandidat. Khususnya untuk bagian database dan IT, fitur pada aplikasi ini dijamin akan memperlancar dan mempercepat kerja bagian ini.

8. Koordinator Wilayah dan Dapil

Dukungan yang luas dan mencapai berbagai daerah di Indonesia pastinya adalah harapan dari kandidat. Karena itu, diperlukan koordinator wilayah atau yang sering juga disebut sebagai dapil. Sesuai dengan namanya tugas dari jabatan ini untuk mengatur wilayah dukungan tertentu.

Misalnya, untuk menghimpun pendukung pada wilayah tersebut, mengatur aktivitas kampanye, dan berbagai kegiatan yang memang dilakukan di daerah tertentu. Koordinator wilayah ini biasanya memiliki kantornya atau basecampnya sendiri di wilayah tersebut.

Untuk mengelolah dukungan di per wilayah, koordinator wilayah sudah pasti harus berkoordinasi dengan koordinator pusat. Bahkan dengan koordinator wilayah yang lain. Hubungan dan komunikasi akan semakin lancar jika menggunakan aplikasi APEL.

Aplikasi ini menyediakan fitur khusus bagi koordinator wilayah untuk berbagai informasi. Maupun berhubungan dan berkomunikasi langsung dengan koordinator pusat.

9. EO Atau Event Organizer

Selama masa kampanye, kandidat pasti melakukan berbagai acara dan event. Karena itu, dibutuhkan juga bagian EO yang merupakan singkatan dari Event Organizer. Sesuai dengan namanya, bagian ini bertanggung jawab mengatur event yang akan dilakukan oleh kandidat.

Misalnya, kandidat ingin mengadakan jalan sehat, atau mungkin diskusi dengan masyarakat. Semua event untuk menghimpun dukungan tersebut tidak bisa sekedar dilakukan begitu saja. Haruslah diatur oleh orang profesional agar acara yang diselenggarakan berjalan dengan lancar.

Jika tidak ditangani oleh bagian EO, maka bisa dipastikan acara akan berantakan. Tidak tersusun dengan rapi dan juga tidak terjaga keamanannya. EO ini juga dibutuhkan untuk penyelenggaraan acara-acara kandidat yang lain walaupun tidak berhubungan dengan kampanye.

10. Konten Kreatif  dan Media Sosial Marketing

Dalam melancarkan kampanyenya, kandidat harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan masyarakat. Karena sekarang sudah banyak masyarakat yang menggunakan media sosial dan suka melihat berbagai konten. Maka, pendekatan melalui media sosial ini juga perlu dilakukan.

Seorang kandidat tidak bisa begitu saja terjun dan berinteraksi dengan masyarakat melalui media sosial. Karena media sosial juga memiliki teknik marketing yang membuat calon pendukung semakin tertarik pada kandidat.

Karena itu, pada tim sukses terdapat bagian konten kreatif dan juga media sosial marketing. Sesuai dengan namanya, tugasnya adalah memaksimalkan konten dan penggunaan sosial media untuk promosi dan kampanye kandidat.

Selain itu, dengan media ini, kandidat bisa lebih menjangkau masyarakat luas. Dari segala usia, golongan, dan berbagai latar belakang yang berbeda.

Ternyata ada banyak sekali bukan bagian dari sebuah tim sukses. Setiap bagian memiliki tugas dan kewajibannya masing-masing. Semua bagian dari tim sukses tidak hanya sekedar bekerja sendiri-sendiri. Namun saling bersinergi untuk mewujudkan kemenangan kandidat.

Sinergi itu akan lebih mudah dilakukan dengan menggunakan Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau APEL. Aplikasi ini memang ditujukan untuk penggunaan setiap bagian dari tim sukses. Membuat rencana yang disusun oleh tim sukses lebih matang dan bisa diinfokan dengan mudah.

Prinsip dan Keberhasilan Tim Sukses

Prinsip dan keberhasilan dari tim sukses ditentukan atas berbagai hal. Mulai dari dalam tim itu sendiri sampai ada berbagai hal yang mempengaruhi di luarnya. Berikut ini adalah prinsip yang harus dilakukan untuk mencapai keberhasilan kinerja sebuah tim sukses.

Memiliki Visi dan Misi yang Sama

Prinsip pertama yang sangat penting adalah setiap anggota tim sukses harus memiliki visi dan misi yang sama. Seperti yang disebutkan sebelumnya, motivasi seseorang menjadi bagian tim sukses mungkin saja berbeda-beda.

Namun, visi dan misi yang dimiliki anggota harus sama dan menyesuaikan juga dengan visi dan misi kandidat. Dengan pandangan dan tujuan yang sama, kinerja dari tim sukses bisa menjadi lebih terarah dan juga menuju arah yang jelas.

Selain itu, dengan visi dan misi yang sama setiap anggota memiliki persepsi yang sama. Dengan begitu, lebih kompak dalam melakukan tugas dan membuat kandidatnya berhasil memenangkan pemilihan.

Penempatan Tugas yang Pas

Seperti yang disebutkan sebelumnya, sebuah tim sukses terdiri dari beberapa bagian dengan tugasnya masing-masing. Pembagian dan pemberian tugas ini harus pas, pas di sini artinya memang harus diberikan pada orang yang memiliki kemampuan di bidang itu.

Jangan sampai mempekerjakan anggota yang tidak mengerti mengenai teknologi dan IT di bagian database dan IT. Begitu juga di bagian yang lainnya, jadi harus disesuaikan juga dengan kemampuan yang dimiliki oleh anggota.

Selain itu, beban kerja yang diberikan harus sesuai dengan porsi dan tanggung jawab. Membebankan banyak tanggung jawab hanya pada satu bagian. Membuat kinerja menjadi berat sebelah akhirnya tidak maksimal. Karena itu, dibutuhkan kerja sama antara anggota tim sukses untuk mencapai tujuan bersama.

Adanya Struktur yang Jelas

Struktur yang jelas sangat dibutuhkan dalam sebuah tim sukses. Bukan untuk melihat jabatan siapa yang paling tinggi. Namun, untuk memperjelas rantai koordinasi dan komando dalam aktivitas tim sukses. Jadi, bisa dilihat dengan jelas pihak yang berwenang atas tugas atau tanggung jawab tertentu.

Selain itu, struktur yang jelas dibutuhkan agar mengetahui pembagian tugas yang pas dan alokasi tenaga kerja maupun dana. Struktur yang jelas dari tim sukses juga merupakan bagian dari persyaratan administrasi.

Karena itu, jangan remehkan pembuatan struktur yang jelas ini. Karena sangat dibutuhkan dalam rantai kinerja tim sukses. Selain itu, merupakan syarat administrasi yang mutlak dari kandidat yang ingin mengikuti pemilihan tertentu.

Monitoring Rutin

Kinerja dari tim sukses juga memerlukan monitoring untuk memantau kinerja tim apa sudah baik atau belum. Selain itu, monitoring juga dibutuhkan untuk memastikan apa kinerja dari tim sukses sudah memenuhi target dan sudah berjalan sesuai dengan visi dan misi atau belum.

Ada banyak bagian yang harus dimonitoring mulai dari tim sukses itu sendiri. Dukungan yang ada di daerah, sampai dengan relawan yang menjadi pendukung kandidat. Proses ini juga memastikan bahwa setiap program yang diajukan oleh kandidat berjalan dengan lancar.

Gunakan aplikasi APEL dengan fitur lengkapnya untuk melakukan monitoring relawan maupun tim sukses. Dengan fitur yang ada pada aplikasi ini, kandidat, tim sukses, dan para relawan bisa terhubung dengan mudah. Monitoring pun akan semakin mudah dilakukan.

Dengan menerapkan berbagai prinsip yang ada di atas diharapkan keberhasilan tim sukses dapat diraih. Prinsip-prinsip di atas sangat penting untuk diterapkan untuk memaksimalkan kinerja tim sukses.

Manajemen Saksi

Saksi merupakan seseorang yang sudah mendapatkan undangan atau surat tertulis dari kandidat. Untuk menjadi saksi di setiap TPS atau proses pemilihan yang berlangsung. Selama ini, manajemen saksi semuanya dibebankan pada kandidat.

Kandidat harus mengatur, merekrut, dan membiayai saksi sendiri di setiap TPS. Tentu saja, ini akan sangat sulit untuk dilakukan. Karena kandidat dan tim sukses membutuhkan banyak sekali saksi dan harus tersebar di setiap TPS.

Tidak heran jika, manajemen saksi merupakan salah satu hal yang paling sulit untuk dilakukan dalam tim sukses. Karena jumlahnya yang banyak serta penghitungan yang sulit. Namun, hal tersebut tidak akan jadi masalah jika para kandidat menggunakan aplikasi APEL.

Aplikasi ini memiliki fitur seperti manajemen laporan, penginputan konstituen, sampai dengan WhatsApp Broadcast pada satu aplikasi. Hal ini pastinya akan memudahkan tim sukses untuk merekrut saksi atau melakukan pelatihan pada para saksi.

Selain itu, dapat mudah melakukan pengawasan karena jaringannya yang terhubung. Tidak salah, jika Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau APEL bisa membantu para kandidat untuk membangun tim sukses ideal yang membawa kemenangan.

Perekrutan Saksi Oleh Kandidat

Karena saksi merupakan tanggung jawab dari kandidat maka kandidat bisa melakukan perekrutan pada saksinya sendiri. Namun, sistem perekrutan sendiri harus sesuai dengan ketentuan Bawaslu dan prosedur yang sah.

Akan ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi jika seseorang akan menjadi saksi. Syarat dan proses perekrutannya bisa disesuaikan dengan buka saku dan panduan dari Bawaslu. Untuk mempermudah para kandidat merekrut saksi.

Maka bisa menggunakan Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau APEL. Pada aplikasi ini, para kandidat dan tim sukses dengan mudah melakukan perekrutan saksi karena ada fitur penilaian yang sudah disesuaikan dengan standar Bawaslu.

Pelatihan Saksi

Setelah direkrut saksi tidak bisa langsung bertugas, tentu saja harus melalui pelatihan terlebih dahulu. Pelatihan ini juga merupakan tanggung jawab dari tim sukses dan kandidat. Pelatihan ini kadang merupakan proses yang sulit.

Karena jumlah saksi yang banyak maka menemui kesulitan untuk mengakomodirnya. Karena itu, sangat disarankan bagi tim sukses untuk menggunakan Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif. APEL memiliki fitur broadcast, pembuatan grup dan berbagai fitur lain.

Fitur ini dijamin akan membantu tim sukses untuk melancarkan proses pelatihan saksi. Tim sukses juga bisa dengan mudah membagi materi maupun melakukan evaluasi dari hasil latihan. Karena informasinya sudah tersinkronisasi dengan aplikasi.

Pengawasan Saksi

Setelah melalui proses perekrutan dan juga pelatihan. Tim sukses masih harus melakukan pengawasan pada saksi yang sudah dipilihnya. Pengawasan pastinya sangat sulit dilakukan mengingat jumlah saksi yang sangat banyak.

Namun dengan fitur yang ada di Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau APEL Hal tersebut jadi lebih mudah dilakukan. Karena dalam aplikasi ini terdapat fitur monitoring dan grup. Di mana tim sukses bisa lebih mudah untuk mengawasi saksi dan aktivitas yang berhubungan dengan pemilu.

Kinerja tim sukses akan sangat mempengaruhi keberhasilan kandidat. Karena itu, Aplikasi Pemenangan Eksekutif dan Legislatif atau APEL sangat dibutuhkan. Aplikasi ini akan membuat tugas menjadi lebih mudah dan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan kandidat untuk sukses.

Gunakan dan memaksimalkan aplikasi APEL sekarang. Jadikan proses kampanye dan pemilihan umum semakin mudah, sukses, dan terkoordinir.

 

Facebook
LinkedIn
Twitter
WhatsApp
Telegram

Ingin Menggunakan APEL?

Alat Bantu, sekaligus menjadi senjata Andalan untuk Calon Legislatif dan Eksekutif untuk memenangkan Pemilu 2024.

John Doe

Typically replies within a day

Powered by WpChatPlugins